KEGAGALAN TERBESAR DALAM HIDUP
Dalam
setiap usaha memerlukan doa yang sangat keras, disini aku merasa sangat gagal
dalam mencapai itu semua karena mulai menyampingkan doa dan selalu berkata
Optimis, aku percaya semua itu memang adalah pilihan yang sudah aku tentukan,
tetapi sadari bahwa semua itu memang murni kesalahan ku, bahkan waktu yang
telah berlalu tidak akan pernah kembali, kini untuk kesekian kalinya aku
terjatuh dalam jurang yang sangat amat dalam.
Bahkan selam 23 tahun aku membangun nama baik dan
popularitas semua hilang dalam hitungan jam saja tanpa disadari aku telah gagal,
satu hal yang ku punya sekarang kemampuan dan orang yang sudah ku hancurkan
hidupnya menemani keterpurukan ku, Itu akan menjadi modal untuk ku bangkit
lebih dalam lagi, aku percaya semua itu sudah menjadi ketentuan yang harus
diselesaikan untuk kesekian kali aku terjatuh entah untuk kali ini apakah bisa
bangkit atau tidak semua belum tahu.
Karena saat ini aku tidak punya apa-apa lagi, bahkan
seseorang yang sangat amat ku cintai saja hidupnya ditangan ku hancur, semula
aku ingin sekali mewujudkan semua mimpinya menjadi kenyataan tetapi dalam waktu
yang bersamaan seolah dia yang kucintai tidak akan pernah bangun dari tidur
panjang dan hidup dalam dunia mimpi karena untuk mewujudkan mimpinya aku telah
gagal dan gagal.
Dear God, semula ku kira tahun baru ini aku akan bersama
orang yang sangat ku cintai tanpa memilikirkan kesedihan lagi, ternyata memang
benar manusia hanya bisa berusahan dan ada takdir yang sudah ditetapkan ada
juga yang bisa dirubah dengan usaha dan doa yang kita lakukan, mungkin aku selama
ini terlalu rasional sampai-sampai kepercayan ku kepada sang pencipta tanpa
disadari mengurang, entah apa yang harus aku lakukan saat ini untuk memperbaiki
itu semua, yang tersisa hanya kemampuan ku dan dia orang yang telah aku
hancurkan hidupnya yang menemani dalam sebuah penderitaan seumur hidup.
Dari apa yang tersisa akan ku gunakan waktu seumur hidup ku
dan seluruh kemampun ini agar bisa memperbaiki semuannya, karena satu hal
sesuatu yang telah dimulai harus segera diakhiri, karena jika ini sebuah permainan
yang tidak bisa dihentikan satu-satunya cara adalah mencapai sampai finish
tentu itu akan berakhir, meski menghabiskan seluruh sisa hidup ku aku rela
untuk menebusnya dengan semua kemampuan yang tersisa.
Engkau Sang Puteri yang duduk tertunduk lesu disudut tempat
tidur mu, tahukah satu hal semua ini adalah kesalahan ku, semua itu karena ku,
tidak ada lagi senyum lepas mu dan semua penderitaan itu akan terasa sangat
lama, tetapi aku berjanji pada diri ini, janji yang akan aku ingat seumur hidup
ku bahwa aku akan memperbaiki semuanya dengan seluruh yang ku punya, "Maaf
aku hanya bisa membuat selalu sedih dan sedih bahkan untuk bahagia engaku belum
bisa merasakan bersama ku".
Hidup mu seketika semakin terpuruk dengan semua ini, tetapi
aku akan tetap percaya bahwa semua kesalahan tidak ada istilah terlanjur rusak,
karena setidaknya tidak seharusnya apa yang telah dilakukan malah diperparah,
aku pun rasanya sudah malu untuk meminta kepada Mu Ya Rob karena untuk taat
saja Hamba mu ini belum bisa bahkan jauh dari Kata Taat. Tetapi aku tidak tahu
kemana lagi aku harus kembali dan mengadu tentang semua ulah ku ini.
Aku akan terima jika harus malu seumur hidup, tetapi yang
akan ku minta satu hal "Aku ingin bersama orang yang sangat ku sayang
yaitu Sang Puteri bersama menghabiskan sisah umur ku di dunia ini bersamanya
dan aku tidak peduli lagi apapun yang terjadi asalkan satu hal itu setelahnya
aku akan pergi jauh entah kemana, ke kota yang berbeda dimana semua masalah ini
akan tertutup tanpa ada satu orang pun yang mengetahuinya.
Untuk menyesal saja rasanya aku sudah tidak pantas lagi,
untuk meminta kepada Sang Pencipta juga tidak layak lagi, kini aku merasa
sangat sendiri, aku harus sadar mungkin juga semua ini karena aku kurang
bersyukur dengan semua yang ku punya, dengan ini Alloh mengambil semua yang
sudah aku punya, tetapi jika ini permintaan terahir yang akan dikabulkan aku
minta satu hal lagi Ya Rob, Biarkan Aku dan Sang Puteri bersama menghabiskan
seumur hidup untuk memperbaiki kesalahan ini dan mengejar akhirat mu amin.
Menangis pun percuma sesuatu yang telah terjadi tidak akan
kembali dengan ditangisi, Satu-satunya cara adalah menerima konsekensi yang
telah dilakukan dan menyelesaikan semua serta perlahan memperbaiki hidup ini.
Aku juga bersyukur kepada Alloh Bahwa semua yang telah terjadi pasti ada
hikmahnya mungkin ini cara kami untuk cepat melangsungkan pernikahan. Kalian
bingung pasti saat membaca kisah ini tetapi seperti inilah Konflik Hati yang sebenarnya.
Setiap orang mungkin pernah merasakan kegagalan dan
kesalahan terbesar dalam hidupnya semua itu tergantung situasi dan kemampuan
yang dimiliki, tetapi satu hal yang pasti tidak satu orang pun Alloh biarkan
menderita meski orang yang kafir pun masih diberikan semua nikmat, karena aku
sangat yakin Alloh Maha Segala-galannya aku tidak mau lagi melakukan kesalahan
terbesar seperti ini untuk kali ini akan menjadi yang pertama dan terakhir di
hidup ku.
Aku telah melakukan kesalahan dan kegagalan untuk mewujudkan
semua mimpi Sang Puteri menjadi kenyataan dan itu adalah kesalahan dan
kegagalan terbesar dalam hidup ku yang pernah aku lakukan karena kami sebelum
hari ini seperti senja malam dan fajar pagi datang sebentar indah dan bergati
gelap, datang sejuk dan berganti siang dan semua akan dimulai dan diakhiri
semua tentang hari ini meski lelah pasti akan berakhir terima kasih Tuhan atas
Nikmat Mu.
Kita tidak mampu menceritakan secara jelas
mengenai kesalahan dan kegagalan hanya sebuah Abstrak tinggal bagaimana kalian
menganalisis dan menebak bagaimana suasna hati Penulis saat menulis kisah ini.
Aku percaya bahwa setiap ujian tidak akan diberikan di luar batas kemampuan
umatnnya, dan aku percaya itu, Tahun Baru yang Bahagia meski dibalut luka kini
ku bisa berbagi cerita dengan orang terkasih, terima kasih Tuhan atas semua
yang engkau gariskan untuk kisah hidup ku. Mulai hari ini aku tidak akan
menghabiskan sisa hidup ini dengan sia-sia lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar